Aneka Perawatan untuk Kulit Anti Kering

WFH yang menjadi kegiatan banyak orang pada masa ini ternyata juga mengharuskan kita memperhatikan kulit loh. Apalagi jika bekerja di dalam ruangan terus menerus. Kulit akan lebih mudah kering dan kusam. Nah jangan khawatir, ini dia perawatan untuk kulit keringmu.

Hydrating Mask

At home flower theraphy with Femmue Indonesia Flower Infused Fine Mask. Woooww suka banget hydrating mask ini, teksturnya gel dan luxurious banget ada camelia petals dan camelia oil dari Jeju, dan juga niacinamide.

Aromanya sangat menenangkan, menurutku agak kayak aroma teh bunga. Biasanya aku apply dan diamkan sekitar 20 menit (atau bisa jadi sleeping mask juga dipakai overnight). Pas dibilas kulit jadi halus, lembap, dan lebih cerah. Masker dari Femmue so far ga pernah mengecewakan sihhh buatku. Wajib coba!

Eye Patch

Must have product selama di rumah aja menurutku sih eye patch, enak banget buat mata yang lelah setelah seharian di depan laptop/handphone. My current fave is Shangpree Marine Energy Eye Mask dari CNF Store Official!

Mengandung spirulina, marine complex, dan pearl untuk anti-ageing, hydrating, dan menyegarkan area mata. Hydrogel patchnya menempel sempurna, enggak licin dan enggak gampang melorot. Menurutku pas, enggak terlalu basah. Sensasinya dingin menenangkan banget… aku biasanya pakai sekitar 30 menit lalu setelah dilepas undereye keliatan instantly fresh! Beneran nagih deh pakai eye patch karena praktis, dan eye patch Shangpree ini bisa juga dipakai di area wajah lain.

Sunscreen

Banilaco id Hello Sunny sunscreens with SPF 50+ PA++++. Range ini lengkap banget format susncreen-nya:

• Spray (pas banget buat touch up)
• Liquid
• Stick Aqua (for dry skin), Fresh (for oily skin), Glow (for all skin types and add glow)

Selain warna packagingnya yang gemes, menurutku range Hello Sunny ini semua teksturnya feels very light, nyaman di kulit, tidak lengket, dan tidak whitecast juga. Favoritku yang sun essence, liquidnya warna lilac bikin kulitku somehow keliatan lebih bright. Plus yang Sun Stick Glow karena sangat praktis dan kasih efek soft glow di wajah.

Cerita Perjalanan Menuju Tanah Andalas di Sumatera

Tanah Andalas. Sewaktu berumur 20 tahun, tidak ada terbesit sedikitpun pikiran bisa kesini. Membayangkan saja tidak. Yang terbayang saat masih mengenyam bangku kuliah adalah, kerja di balik meja dan tumpukan tugas yang minta segera diselesaikan.

Tapi waktu menunjukan bahwa mimpi itu selalu berkembang dan semakin beragam, beranak pinak. Apalagi setelah berkenalan dengan gunung, suatu perubahan yang sangat besar dalam hidupku. Dan aku sangat bersyukur untuk itu.

Banyak kenalan, banyak relasi, banyak teman, dulu mustahil memilikinya, karena aku ini adalah si pasif. Sejak mengenal gunung, instagram, semuanya berubah total. Aku tidak lagi mampu menghindari yang namanya sosialisasi, adaptasi, dan “si si” yang lain. Aku harus menghadapinya, mau tidak mau. Ada “kengerian” tersendiri saat bertemu orang baru, takut nggak cocok, takut tidak sesuai, takut nggak nyambung, dan serentetan ketakutan lain.

Tapi setelah kenal, yaa so far so good, bahkan kadang muncul pertanyaan “kenapa kami baru kenal sekarang?”. Seperti di Tanah Andalas kemarin. Aku percaya bahwa orang baik akan bertemu dengan orang baik. Bisa dibilang aku ini orang yang cukup baik (tidak suka membunuh manusia, tidak suka mencuri bank, tidak suka mencopet dompet nenek di jalan dsb). Dan benar sekali, aku bukan cuma ketemu orang baik, tapi super baik.

Mereka ini seperti malaikat yang dikirimkan Tuhan untuk menggantikan kekecewaanku terkait plan meRAUNG yang gagal total itu. Gagal satu tumbuh seribu kebahagiaan. Saya percaya bahwa segala sesuatu yang terjadi karena ada alasan yang tersirat sendiri dibalik semua itu. Semesta sudah pasti mempersiapkan yang terbaik untuk diri kita. Baik itu cobaan untuk menjadi orang yang lebih baik lagi, maupun kebaikan di masa depan atas apa yang telah terjadi.

Hari itu, Selasa 24 Juli 2018, dengan sadar aku katakan bahwa, pilihanku sudah sangat tepat, dengan terbang menuju Tanah Andalas, Ranah Minang, Negeri milik teman – teman baikku. Terimakasih Sumatra, Terimakasih Sumatra Barat, Terimakasih Padang, Terimakasih Singgalang, Terimakasih Marapi, dan terimakasih untuk 2 kawan baikku Ari dan Indra. Sampai jumpa di Jambi!

Tempat Indah yang Harus Dikunjungi Ketika Traveling

Twilight di India

Setiap foto India yang saya posting sangat berarti bagi saya. Saya mengambil bidikan ini di puncak Spice Market di Old Delhi. Saya dan backpacker tampan menghabiskan satu jam di sini, 360 view di sini luar biasa.

Kami bisa melihat seluruh pasar dari atas dan pemandangan Delhi sangat menakjubkanCerita dikit ya, real keadaanya di fort ini gak ada penerangan sama sekali, cuma ngandelin cahaya di bawah & sedikit warna dari momen sunset. Pas Aku capture masih tajem & warna sunset-nya keluar banget kayak gini.

Ada banyak Fitur canggih Oppo R17 Pro! Selain kamera mode night-nya yang bisa diandalkan saat mlm, ada teknologi super VOOC yang berguna bgt saat travelling, Bener” awet banget kalo dipake foto semaleman & gak perlu lagi nunggu berjam-jam pas charging! Intinya yg suka traveling & suka sama suasana malem, gak perlu ribet bawa kamera berat – berat.

Fushimi Inari Jepang

Saya sangat merindukan negara Jepang. Segala sesuatu yang ada di negara tersebut sangatlah mengagumkan sekali. Saya berencana untuk kembali ke Jepang tahun ini untuk makan sushi dan takoyaki.

Bagi yang berencana ke Fushimi Inari, saranku mending stay di sekitar sini, jangan di Kyoto. Karena harus naik kereta lagi. Percaya deh, sepagi apapun kalian berangkat naik kereta, kalo nginep di pusat kota Kyoto pas sampe sini at least jam setengah 7, kalo jalannya lambat ya jam 7.

Jangan kaget, walaupun sepagi itu sampenya, antrian fotonya udah kayak pasar, kalo dateng jam 8 pagi, monmaap latarnya cuma muka” orang berseliweran.

Ubud Bali

Salah satu tempat favorit saya untuk berjalan berkeliling di sore hari adalah sawah yang terletak di Tegalalang. Cuaca di Bali lagi bikin gak mood foto ya. Entaran hujan, entaran panas.

Pas lagi males keluar rumah, eh dua hari kemarin sunset di Bali malah bagus banget. Kalo temen-temen di luar Bali, keadaan cuaca gimana? Pengen angkat tas kamera, jalan-jalan hunting foto, tapi bingung mau kemana.

Ponsel Vivo Terbaru Miliki Kualitas Kamera Terbaik

Udah berapa hari nih ya gue di rumah aja? Berasa juga sih untuk ga keluar dalam waktu yang lama kayak gini. Ya mumpung di rumah, jadi bisa ada waktu juga untuk workout ala gue dan sambil gue record pake vivo v19. Karena udah dilengkapi dengan Ultra Stable Video, hasilnya asik juga lho, ga ada shaking dan bisa jadi evaluasi untuk latihan gue berikutnya.

Kemarin abis dari supermarket disalah satu mall, karena daerahnya rawan macet jadi liat dulu kondisi jalanan dari parkiran dan kaget banget dong liat jakarta sesepi ini sekarang! gapapa deh biar gantian saatnya Bumi untuk istirahat sekarang. Dan mumpung keluar rumah, gue mau abadikan momen ini dengan 48MP AI Quad Camera dari vivo V19.

Karena hasil fotonya bisa sejernih ini, gue jadi bisa merasa makin kangen sama ramainya Jakarta. Bahkan di tempat ramai seperti ini masih bagus banget loh hasil foto dari ponsel vivo v19. Untuk kalian, stay safe yaa dan jangan kemana-mana update aja pake vivo V19 yang bisa kamu order di vivo.com/id/products/v19!

Bener deh, rasanya tuh gue jadi amazed sendiri pas lihat hasil foto-foto gue pake vivo v19. Soalnya nih smartphone ini udah dilengkapi dengan 48MP AI Quad Camera, ga heran kan kalo gue bisa bener-bener merasa “waaaahh” sama foto yang gue ambil. Jadi pengen cepet-cepet traveling lagi. Tapi saat ini kita baiknya ikuti himbauan pemerintah untuk dirumah aja, sambil pilih-pilih konten foto yang bagus buat diposting di Instagram. Nah, buat kamu yang blum punya vivo V19, buruan pre-order sekarang juga.

Menurut gue, beli vivo v19 ini gak akan pernah nyesel deh. Karena selain harganya sangat terjangkau, spesifikasi yang diberikan oleh handphone ini sangat canggih dan setara dengan ponsel pintar lainnya yang harganya 2 sampai 3 kali lipat lebih mahal loh. Lengkapi hari – harimu dengan rasa syukur yang tinggi, bahagia, dan jangan lupa ya ditemani oleh vivo v19.

Ambil Makna Dari Setiap Pengalaman Hidup yang Dilewati

Pernah suatu kesempatan saya ditanya oleh seseorang yang baru saja saya kenal. “Mon, kenapa sih kamu selalu melanglang buana?” Saya pun menjawab santai “Sebab saya ingin belajar.” Tak puas akan jawaban saya, ia bertanya kembali penasaran, “Bukankah dari sekolah dulu kamu selalu belajar hingga dewasa? Dan daripada menghabiskan waktu, biaya, dan tenaga, kan lebih baik dijadikan modal usaha untuk menjalankan bisnis kekinian yang nantinya membuat kamu menjadi lebih kaya lagi..??”
.
Saya pun menjelaskannya “Bukan kekayaan yang saya buru, melainkan kebahagiaan. Dan ilmu pembelajaran yang saya dapat dari bertualang itu cukup membuat saya bahagia”. Masih saja tak puas, ia mencecar kembali “Melanglang buana yang kamu lakukan itu kan ga membuat kamu bisa membeli apa yang kamu mau? Rumah besar atau mobil bagus misalnya. Bahagia saja ga cukup, Mon.”
.
Sedikit bingung juga untuk memuaskan pertanyaannya, sebab saya sadar bahwa tiap individu memiliki pola pandang yang berbeda, tak mungkin sama dan itu sah saja. Lantas saya menjawabnya santai, memilih jawaban saya sendiri: “Terimakasih masukannya bung, tapi kaya saja belum tentu bisa bahagia. Dan paling penting, kaya saja belum tentu bisa berilmu. Sebab tujuan manusia hidup itu belajar. Bukan menjadi kaya raya.” Jawab saya menyudahi nya sambil tersenyum.

Sejak dulu manusia belajar, dan terus belajar, berkodrat belajar dan hijrah, bermigrasi. Yang pada akhirnya memperluas cakrawala berpikir nya. Maka itu penjelajahan itu ada. Memang sudah dari sananya manusia selalu memiliki hasrat untuk mencari dan mencari sesuatu yang baru serta mengembangkan diri sendiri. Dengan demikian dapat terciptalah ekosistem dan kehidupan yang seperti sekarang ini. Jika dipikirkan, sangat berbeda dengan zaman neolithikum.

Mari berekspedisi hidup dengan tekad yang lebih tangguh. Ini perjalanan panjang kawan, bagai marathon. Menjemput prestasi yang lebih baik lagi. Kemauan kuat. Yakin. Ber ton-ton optimisme, dan tentunya campuran racikan semangat yang gila. (Sebab, normal saja tidak cukup. Dibutuhkan kreatifitas yang gila untuk merubah diri dan berbuat lebih baik).